| Gunungkidul 180 Tahun ; Maju Mandiri, Kelola SDA untuk Kesejahteraan Masyarakat |
| Jumat Kliwon,27 Mei 2011 Kab Gunungkidul (GK) genap berusia 180 tahun. Selama 18 dekade, dipimpin 27 Bupati dan baru sekarang, Ny Hj Badingah S Sos adalah bupati pertama wanita. Temanya hari jadi tahun ini : “ Dengan Hari Jadi ke 180 Kab Gunungkidul, Kita Tingkatkan Kemandirian Dalam Mengelola Sumber Daya Alam untuk Kesejahteraan Masyarakat. ”Kab GK, luasnya 148.536 Ha (1.485,36 Km persegi). Sawah 7.746 Ha (5,22%), Tegalan 84.093 Ha (56,61%), Pekarangan 24.493 Ha (16.49%). Kini dihuni 830.032 jiwa, tersebar di 18 Kec, 144 desa, 1.431 dukuh/ RW dan 7.000-an RT. Kecamatan dengan penduduk terpadat ada di Wonosari, Playen, Semanu, Karangmojo dan Ponjong. Kecamatan termuda, Saptosari, Gedangsari, Girisuba dan Purwosari. Merujuk tema, rakyat GK kini memacu pembangunannya dengan andalan SDA, etos kerja. SDA GK bahan tambang, ada tras, kaolin, phospat, pasir kwarsa, kalsit. GK juga kaya sumber alam hayati, hutan, sedang SDA lain adalah potensi perikanan, objek wisata beberapa pantai, misal Baron, Kukup, Krakal dan lain-lain . Potensi pertanian padi/Gaga, perkebunan, hortikultura, sayur-sayuran dan buah-buahan, peternakan. Sektor industri antara lain, anyaman bambu, kulit, pande besi, tegel giring, topeng, gamping, genting, kuningan/perak dan potensi seni-budayanya. Sejak lahirnya 27 Mei 1831 atau Jumat Legi 15 Besar Tahun Jawa, JE, 1758. Jika dirinci, GK di kala zaman penjajahan/Kerajaan hingga kemerdekaan 1945 dipimpin 7 Bupati bergelar Mas Tumenggung, Raden Tumenggung. Tahun 1945-Orba ada 13 Bupati kebanyakan bergelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dan era reformasi hingga kini dijabat variatif, bahkan sempat dipimpin seorang Profesor/Guru Besar dan putra daerah. Yaitu Alm Prof Dr Ir Soempenoputra MSc. Kalau Kekudangan Kabupaten GK masih ‘Handayani’ (Hijau,asah-asih-asuh, normatif, dinamis, yakin, nilai tambah dan indah) masih dijadikan pedoman, maka tema HUT tahun ini masih relevan. Artinya, GK yang sudah hijau, layak ditingkatkan dan dilestarikan, artinya harus zerro illegal logging, sebaliknya kinerja dinas kehutanan harus optimal, termasuk perkebunan, pertaniannya. Guna mewujudkan inti tema paralel Handayani, berarti SDM dan birokrat harus profesional. Penduduk usia produktif yang bergelar D3, S1, S2 harus fokus memberi andil, tak kalah penting pemerintahan Daerah harus clean-clear governance atau bersih KKN. Adanya hanya tulus ikhlas labuh labet demi kesejahteraan kawula GK. Indikatornya income perkapita harus terus naik. Supra dan infrastruktur GK boleh dikatakan cukup memadai. Untuk mencapai tema kesejahteraan masyarakat, selayaknya ada target. Sektor pemenuhan pangan. Apa masih ada yang makan tiwul?. Sektor kesehatan, pendidikan sudah terpenuhi? Sektor ketenagakerjaan? Budaya ‘bebara’/merantau ke kota-kota besar, sudahkah menurun atau justru naik. Sebab sektor ini, meski tak masalah, karena mereka/perantau adalah penyumbang devisa daerah. Guna mewujudkan cita-cita ‘Handayani’ disinergikan dengan tema, sepertinya diperlukan strategi, Misal mengubah mindset rakyat GK, intinya bagaimana strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah? Berapa idealnya guna menyejahterakan rakyatnya?. SDA andalan yang mana? Pariwisata, tambang, kehutanan, perkebunan dan atau tenaga kerja?. Jika pilihan pada tenaga kerja, memang upaya mengubah image dari pensuplay PRT, harus diubah pensuplai tenaga kerja beretos kerja tinggi, jujur, profesional. Lantas kapan? Tahun ini atau 2025 sebagaimana tercantum dalam visi GK yang berdaya saing, maju, mandiri dan sejahtera!?. Jika pembangunan Jalan Lintas Selatan Selatan (JLSS) dijadikan salah satu rangsangan. Kemudian sarana perhubungan darat yang menghubungkan Wonosari Klaten, Wonosari Bantul, Wonosari-Yogya, Wonosari-Sleman yang selama ini sudah merupakan jalur sebaran tenaga kerja dari GK ketika musim kemarau. Sebenarnya dapat dijadikan salah satu instrumen PAD. Sedangkan Pacitan-Wonogiri-Wonosari (Pawonsari) yang sejak Orba sudah diwacanakan apakah sudah ada MOU-nya, bidang sektor apa yang sudah, sedang disinergikan. Memang Wonosari 10 tahun terakhir ini moncer dengan Campursarinya. Hingga kini terus menjadi branding GK dan adalah tugas jajaran birokrasi, DPRD-nya. Yaitu membantu memperjuangkan kelestarian dan pengembangannya, dengan anggaran memadai. Agar anak cucu, generasi penerus dari Trah GK tahu laku jantraning sejarah GK dan siapa saja nama-nama bupati yang Ngasta Keprabon Kadipaten GK sejak 1831 hingga sekarang. Penulis usul, mungkinkah nama-nama bupati (maaf yang sudah wafat), diabadikan menjadi nama-nama jalan di ibu kota GK yakni Kota Wonosari dan atau di beberapa ibu kota kecamatan?. Tentu harus melalui kajian sejarah, ada regulasi/payung hukum semisal perda dan persetujuan ahli waris. Sumangga! Dirgahayu Kabupaten Gunungkidul, Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati segala daya upaya brayat ageng Kabupaten Gunungkidul dimana pun berada. Dan kepada Bupati, Ibu Hj Badingah SSos, melalui cipta, rasa, dan karsa serta sentuhan halus tangannya. Semoga harkat, derajat, martabat wanita GK menjadi suri teladan di bidang, sektor apapun. Suket godhong dadi rewang, bukan suket godhong dadi mungsuh. q - g. (2962-2011). *) Drs Gatot Marsono MM, Purnawirawan Pemprov DIY, Pengasuh Obrolan Pak Bares RRI dan Kaca Benggala TVRI Yogya. |
SITUS INI BERISI DIREKTORY PROPERTY WILAYAH GUNUNGKIDUL : WILAYAH KOTA MANDIRI YANG GIAT BERBENAH DENGAN TATA KELOLA WILAYAH YANG BAIK DAN SISTEMATIS. GUNUNGKIDUL MEMBUKA DIRI SEBAGAI CENTER UNTUK PARIWISATA,HUNIAN DAN INVESTASI. Phone. 0274-8203124 / Hp.082134975048 ;Email.gunungkidulproperty@yahoo.co.id
ORANG SUKSES...
ORANG ORANG YANG SUKSES TELAH BELAJAR MEMBUAT DIRI MEREKA MELAKUKAN HAL YANG HARUS DIKERJAKAN. MULAILAH SEKARANG....
Terimakasih Atas Kerjasamanya. ”
SMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SELALU MERAHMATI PEMIMPIN & RAKYATNYA DALAM MENGAKTUALISASI KEMAMPUAN DAN POTENSI BAGI GUNUNGKIDUL
Terimakasih Atas Kerjasamanya. ”
SMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SELALU MERAHMATI PEMIMPIN & RAKYATNYA DALAM MENGAKTUALISASI KEMAMPUAN DAN POTENSI BAGI GUNUNGKIDUL
Jumat, 27 Mei 2011
SELAMAT DAN SUKSES KABUPATEN GUNUNGKIDUL
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar